Categories
Berita

Review Market, Jurus Kejut Dari One Plus Bagian 2

Review Market, Jurus Kejut Dari One Plus Bagian 2

OnePlus One Langkah untuk fokus menjual satu seri ditempuh hingga akhir tahun ini. Tidak seperti Xiaomi yang waktu itu menggadang dua seri di awal berdiri. Tetapi, OnePlus segera membuat produk kelas highend, yang bahkan setara dengan produkproduk kelas atas di tahun 2014. Itulah gebrakan OnePlus saat merilis OnePlus One. Hadir dengan dua pilihan, yaitu versi 16 GB dan 64 GB. Strategi memilih dua versi memori ini juga rada unik. Masingmasing dijual seharga 299 dolar dan 349 dolar. Alasannya, produk dengan memori fl ash 32 GB justru kerap tak dilirik konsumen. Hal ini pula yang bikin Apple tak lagi menawarkan iPhone 32 GB sejak iPhone 6.

Sumber : Download Game Ppsspp

Faktor harga jelas sangat berpengaruh, dan itu membuat Xiaomi harus memberi diskon banyak pada seri Xiaomi Mi4. Harga untuk yang versi 16 GB dibanderol 429 dolar. Hingga kemudian dikorting sampai 399 dolar belakangan ini jika membeli di toko online Xiaomi. Pun masih menggiurkan OnePlus One 64 GB. Apakah karena menggunakan OS CyanogenMod yang berbasis pada KitKat, OnePlus One digandrungi pengguna Rasanya tidak. Justru CyanogenMod dianggap banyak orang kerap mengalami lag, belum sepenuhnya stabil. Namun, Cyanogen Inc. mendukung penuh langkah OnePlus. Apalagi jika belum banyak pabrikan memakai OS ini, artinya perusahaan ini akan terusterusan menyempurnakan versinya. Kalau melihat peminat OnePlus One rasanya tak terlalu mementingkan hal ini, toh masih bekerja di versi KitKat.

Jangan lupa, aplikasi Vellamo telah memberikan rapor bagus. OnePlus One pada akhirnya merupakan produk yang layak dilirik. Dan, membuat produk berkualitas tinggi adalah harga mati yang tak bisa ditawar. Cara mengenalkan dan memasarkan seri ini lah yang membuat dunia, khususnya penggemar Android lalu memberi atensi. Sudah begitu, di sisi lain, pasar Android hanya akan didominasi oleh nama-nama beken yang pada kenyataannya tak memberikan perbedaan signifi kan pada setiap seri baru. Sementara harga terus memahal seiring dengan lahirnya seri anyar.

Ini lah yang bikin pengguna baru atau yang memiliki budget terukur (baca terbatas, RED) makin sulit menggengam seri terkini. Gadgeters seperti ini jumlahnya banyak. Dan, OnePlus menelikung lewat OnePlus One dengan caracaranya sendiri. Belakangan OnePlus pun telah menjual aksesori dan earphone.Upaya lain berpromosi misalnya membuat kontes foto, membagikan kaos, dan banyak lagi. Carl Pei, Co-Founder OnePlus bilang ongkos promosi hanya tersedia sebesar 300 dolar saja. Jumlah ini jelas teramat sangat-sangat kecil untuk gencarkan promosi, yang bahkan seharga satu unit ponselnya. Bagi Pei, jor-joran membuang uang hanya akan memberi efek di awalawal saja. “Bulan kedua, ketiga dan seterusnya, penjualan akan mengalami penurunan,” imbuhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *