Categories
Parenting

Induksi Laktasi Bagi Bayi Adopsi

Meski tak hamil dan melahirkan, Mama tetap bisa menyusui bayi adopsi langsung dari payudara tanpa ASI donor. Bdan melahirkan, payudara Mama bisa memproduksi ASI. Caranya? Dengan melakukan ener lo, Ma! Meski tidak hamil program induksi laktasi. Hal ini biasanya dilakukan pada Mama yang mengadopsi bayi dan berkeinginan kuat untuk menyusui secara langsung. Caranya adalah dengan meneruskan pesan ke tubuh untuk memproduksi ASI. Begini, Ma.

Baca juga : kursus Bahasa Jerman di Jakarta

Seperti kita tahu, produksi ASI melibatkan unsur hormonal. Hormon yang terlibat adalah prolaktin dan oksitosin. Kedua hormon ini dikeluarkan oleh hipofi sis (otak). Prolaktin dikeluarkan oleh hipofi sis bagian depan, sedangkan oksitosin oleh hipofi sis bagian belakang. Jika kedua hormon ini dapat dirangsang untuk keluar, Mama bisa memproduksi ASI dan menyusui. Bagaimana caranya? Ini beberapa hal yang perlu Mama lakukan untuk merangsang keluarnya hormon prolaktin dan oksitosin agar dapat memproduksi ASI dan menyusui.

  • Tenang Dan Percaya Diri.

Siapkan diri Mama, ketenangan dan percaya diri yang baik akan memperlancar pengeluaran hormon ASI. Hindari pekerjaan yang terlalu melelahkan, tekanan yang membuat stres, atau masalah psikologis yang dapat mengganggu ketenangan Mama. Ciptakan rasa bahagia. Percaya diri bahwa Mama mampu memberi ASI kepada bayi perlu dikuatkan. Lakukan hal-hal menyenangkan, seperti belanja perlengkapan bayi, mendekorasi ruang bayi, atau aktivitas lain yang dapat membuat Mama senang dan bahagia.

  • Stimulasi Payudara

Sebelum menyusui, lakukan stimulasi payudara. Bisa dengan memijatnya, stimulasi pada puting, atau mencoba untuk memompa ASI memakai pompa listrik. Usaha cukup penting dilakukan supaya meningkatkan kelancaran produksi ASI. bila bingung untuk melakukannya, berkonsultasilah terlebih dulu kepada para ahli laktasi seperti bidan atau dokter.

  • Minta Bayi Mengisap Puting

Isapan bayi merupakan hal terbaik untuk payudara supaya memproduksi dan mengeluarkan ASI. Sebab, isapan bayi akan mengirim sinyal ke hipofisis untuk memproduksi hormon prolaktin dan oksitosin. Posisikan bayi dengan baik supaya ia dapat mengisap dengan tepat. Berikan stimulasi dengan memberikan setetes susu di puting jadi bayi akan mengisap lebih keras. Lakukan sesering mungkin agar sinyal ke hipofisis lebih banyak dan stimulasi pengeluaran hormon pun lebih banyak. Pada awal proses mengisap, dokter atau bidan dapat saja menganjurkan memakai alat bantu berupa pemakaian pipa nasogastrik. Pipa ini ditempelkan di puting Mama, kemudian dihubungkan ke cangkir atau semprit yang berisi susu atau ASI donor. Dengan begitu, bayi akan terus berusaha mengisap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *