Categories
Tekno

Review Game Mobile Sniper ala Net89

Review Game Mobile Sniper ala Net89 | Sniper merupakan game mobile bergenre action dengan grafik 3d yang memukau. Kuasai lingkungan sekitar dan selesaikan misi dengan baik layaknya seorang pembunuh bayaran. Bagi para penggemar game action, game yang menantang koordinasi mata dan per gerakan tangan atau lengan merupakan game yang memang menarik untuk dimainkan.

Siapa yang tidak tahu game Virtual Cop atau Time Crisis. Nah ada satu game mobile yang sejenis dengan game tersebut, Contract Killer: Sniper. Contract Killer: Sniper merupakan game action dari Glu. Anda akan bermain sebagai seorang pembunuh bayaran yang ahli. Anda dibayar untuk menjalankan suatu misi seperti membunuh high-profile target, memasang bom di satu tempat, atau menghabisi satu pasukan di satu tempat.

Mungkin game ini terdengar standar untuk action mobile game yang sering Anda mainkan, mendapatkan misi dan menyelesaikannya begitu saja. Tapi seiring misi yang dijalankan selesai, ada misi baru yang harus dijalankan dengan requirement tertentu yang harus dimiliki untuk menjalankan misi tersebut, misalnya saja kekuatan senjata minimum yang harus digunakan dalam misi tersebut. Kekuatan senjata yang digunakan sebagai minimum requirement untuk menjalankan suatu misi tentunya dapat di-upgrade. Untuk meng-upgrade senjata Anda membutuhkan dana seperti diamond, money, atau gold.

Money biasanya bisa didapat dari setiap misi yang dijalankan ataupun misi tambahan yang bisa diulang. Sedangkan gold hanya didapat dari misi tertentu atau saat naik level saja. Lalu bagaimana dengan diamond? Diamond didapat dari base alpha yang menjadi sumber penghasil diamond per jamnya atau dengan cara PvP menghancurkan base alpha milik player lain. Namun seperti istilah “tidak ada yang sempurna di dunia ini”, game ini pun tidak sempurna. Artinya game ini masih memiliki kekurangan. Misalnya saja ketika berada di store untuk melihat senjata, senjata tersebut tidak akan tampil karena file gambar tersebut harus di-download terlebih dahulu.

Secara keseluruhan, Contract Killer: Sniper merupakan game yang menarik untuk dimainkan. Terlebih lagi sistem PvP tersebut tersambung dengan sistem sosial yang menampilkan battle log PvP dan Leaderboard yang digunakan untuk menentukan pemain terbaik. Selain itu, game ini gratis dan dilengkapi dengan inapp purchase untuk membeli gold. Untuk memainkan Contract Killer: Sniper, Anda hanya perlu menyiapkan free space sebesar 70Mb dan sistem operasi minimal android versi 3.0 (HONEYCOMB).

Sumber : net89.net

Categories
Tekno

Semi Mainstream untuk Gaming Kualitas HD Bagian 2

Pada saat sistem beroperasi, graphics card ini terdeteksi dengan interface PCIe x8. Meski menggunakan interface yang lebih kecil, spesifikasi yang dimilikinya membuat graphics card ini masih dapat menampilkan performa yang cukup baik. Pasalnya, interface yang kecil tersebut tergantikan oleh RAM GDDR5 sebesar 1 GB, Bus Width sebesar 128 bit, dan GPU Oland yang diproses dengann menggunakann teknologi 28 nm. Secara default, GPU pada graphics card ini bekerja pada clock speed 830 MHz.

Namun pada saat membutuhkan tenaga tambahan, clock speed tersebut dapat meningkat hingga 880 MHz. Untuk menjaga temperatur yang dihasilkan saat GPU bekerja, PowerColor R7 240 1GB GDDR5 V2 OC hanya menggunakan sebuah kipas pada sisi atas. Namun diameter kipas tersebut cukup besar sehingga dapat mengusir panas dengan baik. Untuk mendistribusikan panas pada heatsink, heatsink yang berada di bawah kipas pun didesain bergaris-garis.

Categories
Tekno

Semi Mainstream untuk Gaming Kualitas HD

PowerColor R7 240 1GB GDDR5 V2 OC merupakan graphics card yang berada di antara kelas entry dan mainstream. Meski tidak ditujukan untuk gaming berkualitas Full HD, graphics card ini masih cukup tangguh untuk memainkan game-game terkini pada resolusi HD, yaitu 1280 x 720. Konsumsi daya yang dibutuhkan pun cukup irit. Pasalnya, graphics card ini tidak membutuhkan tenaga tambahan dari power supply. Berbeda dengan graphics card sejenis pada generasi sebelumnya, PowerColor R7 240 1GB GDDR5 V2 OC tidak memiliki gold notch pada sisi atas board-nya.

Meski begitu, bukan berarti graphics card ini tidak dapat mendukung teknologi AMD CrossFire. Dengan mengadopsi teknologi XDMA CrossFire, Anda tidak perlu lagi memasang CrossFire Bridge yang biasanya digunakan menghubungkan antargraphics card. Cukup pasang graphics card lainnya pada slot PCIe yang kosong, maka sistem secara otomatis akan mendeteksinya. Sekilas, PowerColor R7 240 1GB GDDR5 V2 OC memiliki dimensi seperti graphics card pada umumnya dengan interface PCIe x16. Namun interface PCIe x16 tersebut tidak terdeteksi oleh sistem.

Categories
Tekno

ASUS R7260-1GD5 Tampil Lebih Baik dari Pendahulunya Bagian 2

Selain dibekali dengan GPU kelas mainstream yang cukup powerful, ASUS R7260- 1GD5 juga memiliki sistem pendingin yang cukup baik. Walaupun tidak menggunakan heatpipe, sistem pendingin yang diusungnya cukup ampuh untuk mengusir panas dari GPU.

Agar dapat mengusir panas dengan optimal, heatsink yang terpasang pada graphics card ini sedikit menjorok ke kanan sehingga melebihi panjang board. Dengan begitu, panas dari GPU dapat diusir dengan cepat oleh dua kipas mungil yang berada tepat di atas heatsink. Sebagai graphics card kelas mainstream, ASUS R7260-1GD5 tidak membutuhkan konsumsi daya yang besar.

Agar dapat beroperasi, Anda cukup mencolokkan satu buah kabel power 6-pin pada bagian samping graphics card. GPU Bonaire yang digunakan sendiri memiliki Thermal Design Power sebesar 95 Watt. Setidaknya Anda membutuhkan power supply sebesar 350-400 Watt agar sistem beroperasi dengan lancar. Hal tersebut tergantung pada komponen lain yang tertancap pada mainboard, seperti prosesor, RAM, hard disk, dan lainnya.

Kelebihan : + pendingin yang digunakan ampuh mengusir panas + performa yang dihasilkan cukup kencang untuk setting MediuM + Menyertakan satu buah crossfire bridge pada paket penjualan

Categories
Tekno

ASUS R7260-1GD5 Tampil Lebih Baik dari Pendahulunya

Sejatinya, GPU yang digunakan pada gra phics card ASUS R7260-1GD5 adalahGPU yang dulunya digunakan pula pada Radeon 7790. Meski begitu, ASUS R7260- 1GD5 memiliki beberapa feature yang tidak terdapat pada generasi sebelumnya. Di antaranya adalah Mantle API, True Audio, dan dukungan terhadap DirectX 11.2.

Berkat dukungan terhadap Mantle dan DirectX 11.2, graphics card ini mampu menghasilkan performa yang lebih kencang pada game yang dikembangkan menggunakan Mantle dan DirectX 11.2.a. Berbeda dengan seri ROG, ASUS R7260- 1GD5 bukanlah graphics card kelas highend yang mampu menampilkan angka rata-rata frame yang tinggi pada setting ULTRA dengan resolusi Full HD.

Namun jika dilihat dari harga berbanding performanya, graphics card ini cocok untuk para gamer yang memiliki alokasi dana yang minim. Pasalnya, pada beberapa game yang CHIP uji, performa yang dihasilkan oleh ASUS R7260-1GD5 masih cukup kencang untuk setting MEDIUM meskipun menggunakan resolusi Full HD.

Spesifikasi : produsen: Asus info: www.asus.com harga: N/A distributor: Asus Indonesia telepon: (021) 4586 5050 DATA TEKNIS gpu codenaMe: Bonaire core technology: 28nm core clocK: 1000 MHz streaM processor: 768 MeMori: GDDR5 clocK MeMori: 6000 MHz.